Tanam Serempak 794 Hektare di Riau, Kementan Perkuat Langkah Jaga Produksi Beras Nasional

Riau – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat peningkatan produksi pangan nasional melalui Gerakan Tanam Serempak (Gertam) yang digelar secara nasional pada Jumat (3/7/2026). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di 25 provinsi dengan total luas tanam mencapai 50.000 hektare pada lahan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) Tahun 2024–2025 dan Cetak Sawah Rakyat (CSR).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam padi menjadi langkah strategis untuk menjaga momentum peningkatan produksi beras nasional.

"Percepatan tanam komoditas padi sawah merupakan kunci menjaga momentum peningkatan produksi pangan nasional. Setiap hektare lahan yang berhasil ditanami akan menjadi kekuatan baru dalam mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan," ujar Amran.

Gerakan Tanam Serempak bertujuan mempercepat musim tanam, meningkatkan luas tanam, menjaga indeks pertanaman, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan hasil program Oplah dan CSR agar mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap ketahanan pangan nasional.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, bantuan benih, maupun alat dan mesin pertanian, tetapi juga oleh peran aktif penyuluh pertanian dalam mendampingi petani di lapangan.

Menurut Santi, penyuluh pertanian dan Brigade Pangan harus menjadi agen perubahan yang inovatif, responsif terhadap berbagai tantangan, serta mampu menghadirkan solusi nyata guna mempercepat peningkatan produksi pangan.

Di Provinsi Riau, Gerakan Tanam Serempak menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat masa tanam sekaligus menjaga produksi padi, terutama dalam menghadapi potensi musim kemarau.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelatihan Kementerian Pertanian, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang mendapat amanah sebagai penanggung jawab pendampingan Brigade Pangan di Provinsi Riau. Pelaksanaan Gertam dipusatkan di Brigade Pangan Petani Muda, Desa Seberang Pembenahan, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir.

Pada kegiatan tersebut, total luas tanam mencapai 794 hektare, yang terdiri atas 677 hektare lahan Oplah Tahun 2025, 91 hektare lahan Oplah Tahun 2024, dan 26 hektare lahan Cetak Sawah Rakyat. Seluruh lahan ditanami menggunakan varietas unggul lokal Karya Putih, yang telah resmi dilepas dan dikenal memiliki potensi baik untuk pengembangan padi di Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan Gerakan Tanam Serempak di Riau dihadiri oleh tim BBPP Lembang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir, Kepala BBRMP Riau, unsur TNI-Polri, camat, penyuluh pertanian, serta Brigade Pangan.

Di sela kegiatan, penyuluh pertanian pendamping Brigade Pangan, Nursiah, menyampaikan apresiasi terhadap program Gerakan Tanam Serempak dan pendampingan yang dilakukan Kementerian Pertanian.

"Saya mendampingi lima Brigade Pangan dari dua kelurahan, yaitu BP Squad Milenial, BP Binapora, BP Sukses Bersama, BP Petani Muda, dan BP Tani Maju. Kami juga telah menerima bantuan alat dan mesin pertanian berupa rotavator yang sangat membantu dalam mengoptimalkan pengolahan lahan rawa untuk budidaya padi," ujarnya.

Melalui Gerakan Tanam Serempak ini, Kementerian Pertanian optimistis percepatan tanam di berbagai sentra produksi akan terus meningkat sehingga mampu menjaga produksi beras nasional sekaligus memperkuat langkah menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.