Lansia Bandung Antusias Belajar Bisnis Olahan Pertanian
Lembang – Semangat belajar dan berwirausaha ternyata tidak mengenal usia. Sebanyak 70 peserta Sekolah Lansia Sibulan Kota Bandung menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti pelatihan bisnis pengolahan hasil pertanian yang difasilitasi Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Senin (29/6/2026).
Kunjungan yang merupakan kali kedua bagi peserta Sekolah Lansia Sibulan ini menjadi bukti bahwa kelompok lanjut usia tetap memiliki semangat untuk terus produktif, mandiri, dan berkontribusi melalui sektor pertanian.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pembangunan pertanian modern membutuhkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di seluruh lapisan masyarakat.
"SDM menjadi kunci utama kemajuan pertanian. Karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat harus terus dilakukan di semua kalangan," ujar Mentan Amran.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa pembangunan pertanian dimulai dari penguatan kualitas sumber daya manusianya melalui edukasi dan pelatihan yang aplikatif dan berkelanjutan.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, beserta jajaran manajemen. Dalam sambutannya, Ajat menjelaskan bahwa salah satu fokus pembangunan pertanian dalam mendukung Asta Cita adalah penguatan hilirisasi produk pertanian untuk meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat.
"Karena itu, kehadiran bapak dan ibu untuk mempelajari hilirisasi melalui pengolahan hasil pertanian sangat tepat. Kegiatan ini dapat membuka peluang usaha baru yang menjanjikan," ujar Ajat.
Para peserta kemudian mengikuti praktik langsung di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian BBPP Lembang. Didampingi widyaiswara dan instruktur, mereka mempelajari konsep hilirisasi produk pertanian sekaligus mempraktikkan pembuatan dua produk olahan bernilai ekonomi, yaitu eggroll pisang dan es krim jagung.
Suasana pelatihan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti setiap tahapan, mulai dari pengenalan bahan dan peralatan, proses pencampuran, pencetakan, hingga pengemasan produk siap konsumsi.
Tidak sedikit peserta yang mengaku terinspirasi untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis olahan hasil pertanian setelah mengikuti pelatihan tersebut.
"Bagus sekali aktivitas pengolahan hasil pertanian ini. Sangat bermanfaat bagi kami dan bisa menjadi peluang usaha. Kami akan mencoba mempraktikkannya di rumah," ungkap salah seorang peserta, Ardianti.
Selain mengikuti pelatihan pengolahan pangan, para peserta juga diajak mengunjungi kawasan Inkubator Agribisnis BBPP Lembang untuk melihat langsung berbagai aktivitas budidaya, mulai dari tanaman hias hingga screen house yang sedang memasuki masa panen seledri.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat belajar, berkarya, dan berwirausaha dapat terus tumbuh di usia senja. Di sisi lain, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa sektor pertanian tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga sumber inspirasi dan peluang ekonomi bagi seluruh generasi, termasuk para lansia.