Perkuat Kapasitas Penyuluh Swadaya, Kementan Latih Metodologi Penyuluhan bagi Pengelola P4S
Lembang – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia pertanian melalui pemberdayaan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S). Selain sebagai lembaga pelatihan, P4S diharapkan mampu menjalankan fungsi penyuluhan untuk mempercepat adopsi inovasi dan pengembangan pertanian di tingkat perdesaan.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Kementan melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menyelenggarakan Pelatihan Metodologi Penyuluhan Pertanian bagi Pengelola P4S yang dilaksanakan secara daring pada 17–25 Juni 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama pembangunan pertanian nasional dalam rangka meningkatkan produktivitas dan menjaga ketahanan pangan Indonesia.
"Kemajuan pertanian sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, kami berkomitmen meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan yang berkualitas," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Upaya peningkatan kapasitas SDM pertanian tersebut dilakukan melalui berbagai pendekatan, salah satunya dengan memberdayakan petani-petani unggul di daerah melalui P4S sebagai pusat pembelajaran, pelatihan, dan pengembangan usaha pertanian.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa P4S merupakan mitra strategis BPPSDMP yang berperan penting sebagai pusat pelatihan sekaligus tempat magang dalam rangka percepatan diseminasi dan adopsi teknologi pertanian.
"P4S tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelatihan, tetapi juga sebagai penggerak utama pemberdayaan masyarakat perdesaan melalui pelatihan berbasis komunitas. Dengan dukungan P4S, kami optimistis pertanian Indonesia akan semakin maju, berkelanjutan, dan mampu menciptakan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat perdesaan," ujar Idha Widi Arsanti.
Sebagai unit pelaksana teknis di bawah BPPSDMP, BBPP Lembang terus berkomitmen meningkatkan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia P4S. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kompetensi metodologi penyuluhan agar mampu memberikan edukasi dan pendampingan kepada petani secara lebih efektif dan partisipatif.
Pelatihan diikuti oleh 23 pengelola P4S yang berasal dari 13 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat, dengan fasilitator yang berasal dari para widyaiswara BBPP Lembang.
Materi yang diberikan difokuskan pada penguatan kompetensi peserta dalam menyusun rencana penyuluhan, menerapkan metode pendidikan orang dewasa, membangun komunikasi yang efektif, serta mengembangkan dan memperkuat kelembagaan petani di wilayah binaannya.
Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, Kamis (25/6/2026) berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi pengelola P4S untuk semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia pertanian melalui kegiatan penyuluhan.
"Pelatihan ini merupakan langkah awal bagi P4S untuk terus meningkatkan kapasitas dan berkontribusi dalam pengembangan SDM pertanian, khususnya melalui penyuluhan pertanian yang efektif dan berkelanjutan," ujar Ajat.