Kunjungan Edukatif Siswa ke UPT Pelatihan Kementan, Tumbuhkan Minat Generasi Muda di Sektor Pertanian
Lembang– Sebanyak 212 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sirojul Athfal mengikuti kunjungan studi lapangan ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mendorong regenerasi petani melalui pengenalan praktik agribisnis modern sejak dini.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Untuk mencapai hal tersebut, peran petani muda sangat dibutuhkan sebagai motor penggerak,” ujar Amran.
Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian.
“Pertanian harus didukung kalangan milenial. Pemerintah terus mendorong regenerasi petani yang berdampak pada peningkatan sosial ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Dalam kegiatan ini, para siswa dibagi ke dalam tiga sesi praktik utama. Pada sesi pertama, siswa belajar mengolah jagung manis menjadi produk bernilai tambah berupa es krim.
Sesi kedua diisi dengan praktik pembuatan cheesestick berbahan dasar wortel, sementara pada sesi ketiga siswa mempelajari cara mengolah wortel dan nanas menjadi selai siap konsumsi.
Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menyambut antusiasme para peserta dan menilai kegiatan ini sebagai investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia pertanian.
“Kunjungan ini merupakan investasi jangka panjang. Tidak cukup hanya menarik minat generasi muda, tetapi juga perlu membekali mereka dengan keterampilan inovatif,” ujarnya.
Kepala MTs Sirojul Athfal, Muhamad Yusuf, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa.
“Melalui kunjungan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga praktik langsung di bidang pertanian. Ini sangat inspiratif bagi kami,” tuturnya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap sektor pertanian sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi bangsa.
Kegiatan yang ditutup dengan sesi foto bersama ini diharapkan mampu membuka wawasan siswa serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan agribisnis Indonesia di masa depan.