Perkuat Ketahanan Pangan, Kementan–TNI AD Berdayakan Persit melalui Pelatihan Pertanian

LEMBANG – Kolaborasi lintas sektor untuk mendukung ketahanan pangan nasional terus diperkuat. Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng TNI Angkatan Darat (TNI AD) melalui pemberdayaan anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Persit KCK, sebanyak 14 anggota Persit KCK Cabang VI Pusdikter PCBS Pusterad melakukan kunjungan ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Kamis (16/4/2026).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan program swasembada pangan nasional.

"Kolaborasi ini sangat penting agar program swasembada pangan dapat berjalan berkelanjutan. Sektor pertanian memiliki keunggulan komparatif yang mampu mendorong perubahan besar bagi bangsa," ujar Amran.

Sejalan dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa sinergi diperlukan untuk membangun sumber daya manusia pertanian yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

Rombongan Persit yang dipimpin Ketua Persit KCK Cabang VI Pusdikter disambut oleh manajemen BBPP Lembang. Kegiatan diawali dengan penanaman 14 pohon eboni di area Inkubator Agribisnis.

Selanjutnya, peserta mendapatkan edukasi budidaya tanaman hias seperti kaktus, sukulen, dan anggrek, termasuk teknik perbanyakannya. Kunjungan berlanjut ke area budidaya anggur, di mana peserta mempelajari teknik menghasilkan buah berkualitas.

Di screen house melon dengan sistem irigasi tetes, peserta diperkenalkan teknik budidaya hingga menghasilkan melon dengan tingkat kemanisan mencapai 16–19 brix.

Kegiatan ditutup di laboratorium pengolahan hasil pertanian. Peserta memperoleh pemahaman mengenai hilirisasi produk pertanian untuk meningkatkan nilai tambah dan memperpanjang masa simpan.

Para anggota Persit tampak antusias saat mencicipi berbagai produk olahan, seperti manisan terong, es krim dan sorbet berbahan buah dan sayur, serta cistik wortel.

Ketua Persit Pusdikter, Astri Andree Saputro, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut membuka wawasan tentang luasnya sektor pertanian, mulai dari budidaya hingga pengolahan hasil.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.