Kementan Tingkatkan Kompetensi ASN P3K Tingkatkan Pelayanan Publik

LEMBANG - Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi pegawai ASN PPPK BBPP Lembang, 23 -27 Februari 2026. Kegiatan diikuti 20 pegawai.


Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci utama ketahanan pangan dan tantangan utama pembangunan pertanian saat ini agar produktivitas dan kualitas hasil pertanian Indonesia meningkat.

Senada dengan pernyataan Mentan Amran, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa SDM adalah kunci utama peningkatan produktivitas dan modernisasi pertanian. 
"Dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi pertanian diharapkan mampu mengatasi keterbatasan akses informasi.” ujarnya.

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, saat membuka pelatihan menyampaikan harapannya, 
"Setelah berlatih, saya harapkan ada peningkatan kompetensi, sikap, pola pikir, perilaku, dan lebih memiliki inisiatif dalam berbagai hal.” 

Selama berlatih, peserta menerima materi tentang Motivasi Berprestasi, Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah, Pengenalan Tugas dan Fungsi ASN, Sikap dan Perilaku Bela Negara mencakup Wawasan Kebangsaan dan Nilai-nilai Bela Negara, Isu Kontemporer, Kesiapsiagaan Bela Negara, dan Pengelolaan Konflik Kepentingan. 
Selanjutnya, widyaiswara juga memberikan materi tentang Nilai-nilai Dasar ASN Core Value BerAKHLAK, Manajemen ASN dan Smart ASN.

Suasana pelatihan tampak serius namun tetap menyenangkan. Beberapa materi dipraktikkan langsung seperti pada materi Sikap dan Perilaku Bela Negara tentang Isu Kontemporer, peserta diminta memilih dan memilah beberapa isu apakah masuk menjadi isu atau non isu. 

Pada sub materi tentang Pengelolaan Konflik Kepentingan, widyaiswara meminta peserta mencocokkan beberapa pernyataan tentang potensi konflik kepentingan yang biasanya terjadi di unit organisasi. Selain itu juga praktik mengklasifikasikan beberapa studi kasus apakah termasuk konflik kepentingan kategori rendah, sedang, dan tinggi, dan diminta berpikir kritis alasan memilih kategori tersebut.

Sementara itu di materi Nilai-nilai Dasar ASN Core Value BerAKHLAK pada sub materi Kompeten, peserta dilatih mengidentifikasi permasalahan yang kerap dialami dan terjadi di masing-masing tugas pokok dan fungsinya, lalu menemukan solusi jangka pendek dan panjang serta pencegahan dan pengendalian untuk memitigasi sebelum menjadi masalah. 

Di akhir pelatihan, Selasa (3/3/2026), salah satu peserta, Bahtiar menyampaikan kesannya mengikuti pelatihan.
"Dengan adanya pelatihan ini memotivasi kami melakukan pelayanan publik kepada publik baik internal dan eksternal BBPP Lembang yang lebih baik ke depannya," tutup Bahtiar.