Aklimatisasi Benih Kentang
Aklimatisasi adalah upaya penyesuaian atau adaptasi suatu organisme terhadap lingkungan baru. Aklimatisasi merupakan proses adaptasi tanaman hasil kultur jaringan (plantlet) dari kondisi in vitro (di dalam botol dengan kelembapan tinggi dan steril) ke kondisi ex vitro (lingkungan luar dengan kelembapan rendah dan paparan mikroba).
Tahapan Proses Aklimatisasi
1. Persiapan dan Sterilisasi Ruangan
a. Sanitasi screen house bertujuan membersihkan kotoran, lumut dan sisa tanaman sebelumnya.
b. Sterilisasi dilakukan dengan menyemprot ruangan screen house menggunakan campuran air dan 2 ml/l pemutih (Bayclin).
c. Instalasi yang digunakan adalah sistem DFT, sistem ini bekerja dengan genangan air yang mengalir ke wadah melalui pipa dan dialirkan kembali dengan aerator.

2. Persiapan Media Tanam
Media tanam berupa arang sekam dan cocopeat dengan perbandingan 2:1 diisikan pada tray lalu disiram air biasa agar media tetap basah.

3. Persiapan Planlet
a. Planlet disimpan dalam suhu ruang 1 hari sebelum dilakukan aklimatisasi.
b. Planlet kemudian dikeluarkan dari botol dan dicuci dengan air bersih hingga tidak terdapat sisa-sisa media sebelumnya.
c. Akar yang terlalu panjang, dilakukan pemotongan menggunakan silet yang telah disterilisasi menggunakan alkohol 70%.

4. Penanaman dan Pemeliharaan
a. Planlet yang sudah bersih kemudian ditanam di lubang tray semai.
b. Tray semai diletakkan pada instalasi DFT agar media tanam selalu tergenang air.
c. Pemberian nutrisi dilakukan dengan mencampurkan nutrisi A 10 ml/l dan nutrisi B 10 ml/l ke dalam 25 liter air (sesuai kebutuhan). Kepekatan nutrisi yang dihasilkan sebesar 300 ppm.

5. Penyetekan
Penyetekan dilakukan untuk memperbanyak benih tanaman sebelum dipindah ke media tanam sistem aeroponik. Stek dilakukan sebanyak 3 kali dengan selisih umur 21 hari. Penyetekan dilakukan dengan memotong 1 ruas batang bercabang dengan menyisakan 3 daun. Setelah dipotong, benih hasil stek dicelupkan larutan perangsang akar (root-up) untuk mempercepat pertumbuhan akar. Selanjutnya benih dapat ditanam di media tray dan arang sekam.
