Kementan Latih Perangkat Desa Tanjung Jabung Timur Jambi Wujudkan Ketahanan Pangan
LEMBANG – Kementerian Pertanian (Kementan), melalui UPT pelatihan yaitu Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, memperkenalkan upaya mencapai ketahanan pangan di desa kepada 75 orang perangkat desa di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, Senin (22/12/2025).
Kunjungan ini diikuti juga oleh Bupati dan Satuan Kerja Perangkat Daerah, yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Inspektorat, dan Kepala Bakeuda Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan pertanian sangat penting untuk masyarakat.
"Ingat, tidak ada pangan, tidak ada negara dan peradaban. Mati hidupnya negara, pertama ditentukan oleh pertanian. Jadi ini sangat vital, kalau pertanian bermasalah," tegas Mentan Amran.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan jika salah satu fokus Kementan adalah mewujudkan akselerasi peningkatan produksi dan produktivitas pangan agar mampu swasembada.
"Kementan terus memprioritaskan berbagai program dan kegiatan yang mendukung ketahanan pangan dalam negeri," ujar Kabadan Santi.
Kepada para perangkat desa, Widyaiswara BBPP Lembang spesialisasi budidaya pertanian menjelaskan budidaya tanaman jagung mulai dari persiapan lahan, pengolahan lahan, pemilihan benih, penanaman, pemeliharaan dan panen pascapanen serta pemasaran hasil komoditas jagung.
Didampingi petugas Inkubator Agribisnis, peserta praktik penanaman benih jagung. Diskusi antara peserta kunjungan dan widyaiswara berkaitan dengan budidaya jagung yang baik dan benar agar menghasilkan jagung yang berkualitas.
Selanjutnya, peserta mengunjungi gudang pascapanen kopi. Widyaiswara didampingi petugas menjelaskan alur pascapanen kopi dan melihat aktivitas yang ada mulai dari pencucian biji kopi, pulping, dan roasting hingga mencicipi secangkir kopi varietas arabica khas Lembang. Peserta juga mempraktikkan pengolahan kopi.
Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, sangat terkesan dengan aktivitas agribisnis di BBPP Lembang.
Ia menyatakan keinginan untuk melanjutkan kerja sama berkaitan peningkatan kompetensi SDM di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam hal agribisnis kopi.
"Kami ingin kerja sama lebih lanjut dengan BBPP Lembang berkaitan dengan pengolahan limbah kopi menjadi briket. Menarik karena di wilayah kami komoditas kopi sangat strategis, sementara pengolahan limbahnya belum banyak kami lakukan, padahal ini bisa menjadi peluang usaha juga dan agar kita bisa menerapkan pertanian zero waste," katanya.