Kementan Dorong Generasi Muda Jadi Wirausaha Bidang Pertanian
LEMBANG - Sebanyak empat mahasiswa dari Politeknik Negeri Subang, telah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL) periode 1 Oktober – 31 Desember 2025, di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, UPT di Kementerian Pertanian.

PKL menjadi salah satu upaya Kementerian Pertanian untuk mencetak generasi muda yang siap terjun ke Dunia Usaha dan Dunia Industri.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pemuda adalah kunci masa depan pertanian.
"Generasi muda menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di daerah. Kementan akan melakukan pendampingan bagi generasi muda secara periodik agar generasi muda bisa bergerak di semua sektor pertanian,"tutur Amran.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Menurutnya, regenerasi petani sangat penting.
"Petani kita semakin berumur, sementara kebutuhan pangan terus meningkat. Mendorong regenerasi petani adalah langkah esensial untuk menyokong ketahanan pangan nasional," ujarnya.
Selama PKL, Keempat mahasiswa ini menunjukkan semangat tinggi dengan melakukan aktivitas yang mendukung kegiatan di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang, yaitu di sarana pascapanen kopi dan laboratorium pengolahan hasil pertanian, dibimbing widyaiswara dan petugas lapangan.
Mereka juga memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan gratis yang diselenggarakan oleh BBPP Lembang yaitu Pelatihan Agribisnis Kopi dengan fasilitator widyaiswara BBPP Lembang.
Para mahasiswa ini juga aktif sebagai petugas upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda dan kegiatan internal lainnya yaitu literasi visual program dari perpustakaan BBPP Lembang.
Untuk mengakhiri PKL, dilaksanakan seminar hasil. Masing-masing mahasiswa memaparkan hasil praktik kerja di hadapan widyaiswara pembimbing dan penguji oleh BBPP Lembang.
Keempatnya menyajikan tentang: 1) Diversifikasi Limbah Kopi: dari Kulit Hingga Ampas Menjadi Briket sebagai Sumber Energi, 2) Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Menjadi Teh Cascara, 3) Mempelajari Proses Pembuatan Es Krim Daun Kelor (Moringa Oliefera) dengan Konsentrasi Berbeda, dan 4) Mempelajari Proses Pembuatan Brownies Kering Tepung Daun Kelor (Moringa Oliefera) dengan Konsentrasi Berbeda.
Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menyampaikan sarana berlatih di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang, salah satunya bisa dimanfaatkan para generasi muda untuk mempelajari agribisnis secara nyata.
"Saya harap sekembalinya dari BBPP Lembang bisa menyelesaikan tanggung jawab studinya dengan baik di kampus. Selanjutnya setelah lulus kuliah diharapkan bisa terjun ke dunia pertanian sebagai wirausaha muda pertanian,"tutur Ajat, saat melepas mahasiswa Politeknik Negeri Subang untuk kembali ke kampus, Rabu (31/12/2025)
Salah seorang mahasiswi, Shabila Putri mengatakan dirinya dan ketiga rekannya yang lain memperoleh pengetahuan yang lebih selama PKL di BBPP Lembang.
"Di sini kami mempelajari komoditas pertanian dari hulu hingga hilir. Selain itu dibidang pengolahan hasil pertanian, banyak inovasi berkaitan olahan aneka komoditas sayuran yang baru kami ketahui seperti olahan es krim dan sorbet sayuran, olahan daun kelor dan manisan terong yang ternyata lezat dan ada nilai gizinya,"ucapnya.