Semangat Produktif di Usia Senja, Lansia Bandung Belajar Bisnis Pangan di UPT Pelatihan Kementan

Lembang – Suasana penuh semangat dan antusias terlihat di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang saat 75 siswa Sekolah Lansia Sibulan Kota Bandung mengikuti kegiatan edukasi pertanian dan kewirausahaan, Selasa (5/5/2026).


Meski telah memasuki usia lanjut, para peserta tetap aktif belajar mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai jual.
Kegiatan yang difasilitasi Kementerian Pertanian melalui BBPP Lembang ini menjadi bukti bahwa usia bukan penghalang untuk terus produktif dan berkarya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan pertanian modern harus ditopang sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

"SDM menjadi kunci utama kemajuan pertanian. Karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat harus terus dilakukan di semua kalangan," ujar Mentan Amran.

Senada dengan itu, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa pembangunan pertanian dimulai dari penguatan kualitas manusianya, termasuk melalui edukasi dan pelatihan yang aplikatif bagi masyarakat.

Kunjungan para lansia ini disambut hangat tim manajemen BBPP Lembang. Dalam sesi pembelajaran, peserta diajak mengenal konsep agribisnis sekaligus praktik langsung pengolahan hasil pertanian.

Para peserta tampak antusias saat mencoba membuat sistik wortel dan es krim jagung bersama widyaiswara BBPP Lembang. Selain dikenalkan bahan dan alat, mereka juga mempraktikkan tahapan pengolahan hingga produk siap dikonsumsi.

Tak sedikit peserta yang mengaku terinspirasi untuk mencoba usaha rumahan dari hasil pelatihan tersebut.
"Walaupun sudah lansia, kami tetap ingin produktif. Ilmu seperti ini sangat bermanfaat karena bisa menjadi peluang usaha tambahan," ujar salah seorang peserta dengan penuh semangat.

Tidak hanya belajar mengolah produk pangan, rombongan juga diajak mengunjungi kawasan Inkubator Agribisnis BBPP Lembang. Mereka melihat langsung budidaya tanaman hias, hidroponik melon sistem irigasi tetes, screen anggur, hingga zona rumah pangan lestari.

Momen paling menarik terjadi saat peserta mencicipi melon varietas glamour yang tengah memasuki masa awal panen. Rasa buah yang manis, segar, dan berbeda dari melon di pasaran membuat para peserta terpukau hingga banyak yang memborong hasil panen tersebut.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat belajar dan berwirausaha dapat terus tumbuh di usia senja, sekaligus memperlihatkan peran pertanian sebagai sumber inspirasi dan peluang ekonomi bagi semua generasi.