Regenerasi Petani Makin Serius, Kementan Gandeng Universitas Lampung Cetak SDM Pertanian Unggul

Lembang – Komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mempercepat regenerasi petani terus diwujudkan melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Salah satunya dengan membuka akses seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk belajar langsung di unit pelatihan Kementan melalui kegiatan praktik kerja lapangan maupun kunjungan edukatif.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menerima kunjungan orientasi mahasiswa Universitas Lampung pada Rabu (22/7/2026)

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat pengembangan sumber daya manusia pertanian, teknologi budidaya, serta sistem pelatihan yang diterapkan dalam mendukung pertanian modern.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam melahirkan inovasi sekaligus mempercepat regenerasi petani Indonesia. Menurutnya, hasil riset kampus harus mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan sektor pertanian.

"Kita akan tingkatkan kolaborasi yang selama ini sudah dibangun," ujar Mentan Amran.
Pada kesempatan lain, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan pembangunan pertanian nasional.

"Usia petani saat ini semakin menua, sementara kebutuhan pangan terus meningkat. Karena itu, keterlibatan generasi muda menjadi sangat penting untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian," kata Santi.

Sementara itu, Plt. Kepala BBPP Lembang, P. Adi Destriadi Sutisna, menyampaikan bahwa BBPP Lembang selalu terbuka menjadi ruang belajar bagi mahasiswa yang ingin memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian.

"BBPP Lembang senantiasa terbuka sebagai wahana pembelajaran bagi generasi muda pertanian. Kami berharap kunjungan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna, memperluas wawasan, sekaligus menginspirasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi dan inovasi demi kemajuan pertanian Indonesia," ujarnya.

Dosen pendamping Universitas Lampung, Sugeng Triyono, mengapresiasi kesempatan yang diberikan BBPP Lembang kepada para mahasiswa. Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan setiap rangkaian kegiatan sebagai bekal dalam meningkatkan kompetensi akademik maupun professional.

"Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan setiap proses pembelajaran selama berada di BBPP Lembang. Jadikan setiap lokasi yang dikunjungi sebagai sumber ilmu dan pengalaman yang dapat mendukung kompetensi akademik maupun kesiapan menghadapi dunia kerja," ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa diajak mengunjungi berbagai fasilitas pelatihan, laboratorium lapangan, unit praktik, hingga area demonstrasi teknologi pertanian modern. Mereka juga memperoleh penjelasan mengenai berbagai program pelatihan, inovasi teknologi, serta strategi pengembangan sumber daya manusia pertanian yang dijalankan BBPP Lembang.

Melalui kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga menyaksikan secara langsung implementasi teknologi dan sistem pelatihan yang diterapkan untuk mendukung transformasi pertanian Indonesia.

Sinergi antara Kementerian Pertanian dan Universitas Lampung ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak generasi muda yang memiliki kompetensi, jiwa inovatif, dan semangat menjadi pelaku utama pembangunan pertanian nasional sekaligus mendukung terwujudnya pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.