Kementan Dorong Generasi Muda Jadi Wirausaha Bidang Pertanian
Lembang - Sebanyak 3 mahasiswa dari Teknik Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, telah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL) periode 5 Januari – 5 Februari 2026, di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, UPT di Kementerian Pertanian.
PKL menjadi salah satu upaya Kementerian Pertanian untuk mencetak generasi muda yang siap terjun ke Dunia Usaha dan Dunia Industri.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pemuda adalah kunci masa depan pertanian.
"Generasi muda menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di daerah. Kementan akan melakukan pendampingan bagi generasi muda secara periodik agar generasi muda bisa bergerak di semua sektor pertanian," tutur Amran.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Menurutnya, regenerasi petani sangat penting.
"Petani kita semakin berumur, sementara kebutuhan pangan terus meningkat. Mendorong regenerasi petani adalah langkah esensial untuk menyokong ketahanan pangan nasional," ujarnya.
Selama PKL, Keempat mahasiswa ini menunjukkan semangat tinggi dengan melakukan aktivitas yang mendukung kegiatan di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang, yaitu di sarana pascapanen kopi dan laboratorium pengolahan hasil pertanian, dibimbing widyaiswara dan petugas lapangan.

Mereka juga memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan gratis yang diselenggarakan oleh BBPP Lembang yaitu Pelatihan Agribisnis Tomat Beef dengan Sistem Irigasi Tetes dengan fasilitator widyaiswara BBPP Lembang.
Untuk mengakhiri PKL, dilaksanakan seminar hasil. Masing-masing mahasiswa memaparkan hasil praktik kerja di hadapan widyaiswara pembimbing dan penguji.
Ketiganya menyajikan tentang: 1) Proses Pengolahan Sistik Wortel Menggunakan Deep Fryer Elektrik di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian, 2) Proses Pengolahan Manisan Tomat Menggunakan Cabinet Dryer di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian, dan 3) Karakteristik Mutu Biji Kopi Arabika Hasil Proses Pascapanen Menggunakan Metode Wine dan Honey.
Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menyampaikan sarana berlatih di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang, salah satunya bisa dimanfaatkan para generasi muda untuk mempelajari agribisnis secara nyata.
"Saya harap sekembalinya dari BBPP Lembang bisa menyelesaikan tanggung jawab studinya dengan baik di kampus. Selanjutnya setelah lulus kuliah diharapkan bisa terjun ke dunia pertanian sebagai wirausaha muda pertanian," tutur Ajat, saat melepas mahasiswa Unsoed untuk kembali ke kampus, Kamis (5/2/2026)
Ketiganya menyampaikan kesan baik tentang kegiatan PKL di BBPP Lembang. "Kami menjalani banyak kegiatan di sini mulai dari pengelolaan kegiatan pertanian berkaitan judul PKL kami. Kami bisa ikut pelatihan gratis di sini, dan bisa memperoleh banyak teman dari berbagai sekolah dan kampus. Pokoknya bermanfaat sekali bisa PKL di sini. Terima kasih BBPP Lembang" ucap mereka kompak.