Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan, Kementan Latih Punggawa P4S
Lembang (12/03) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa fokus Kementan diantaranya adalah menggerakan SDM pertanian untuk mendongkrak produktivitas dan menjaga ketersediaan pangan di Indonesia.
“Kemajuan pertanian bergantung pada kualitas SDM. Karena itu, kami berkomitmen meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan pendidikan yang berkualitas,” ujar Mentan Amran.
Mewujudkan hal tersebut, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dilakukan melalui berbagai cara. Salah satunya melalui pemberdayaan petani-petani unggul di desa melalui P4S sebagai sarana pelatihan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti dalam berbagai kesempatan menuturkan P4S merupakan mitra BPPSDMP yang memiliki peran strategis sebagai tempat pelatihan sekaligus magang, guna akselerasi dan adopsi teknologi pertanian.
“P4S tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelatihan, tetapi juga penggerak utama dalam pemberdayaan masyarakat perdesaan melalui kegiatan pelatihan berbasis komunitas. Dengan dukungan P4S kami yakin pertanian Indonesia akan semakin maju dan berkelanjutan menciptakan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat pedesaan,”
Balai Besar Pelatihan Pertanian (BPPSDMP) Lembang selaku unit pelaksana teknis di bawah BPPSDMP berkomitmen dalam peningkatan kapasitas P4S tersebut.
Melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan P4S yang dilaksanakan pada 3 hingga 12 Maret lalu secara daring, BPPSDMP mencoba memberikan solusi pada kendala yang dihadapi di bidang manajemen kelembagaan, administrasi, pengembangan jaringan usaha, dan metode pelatihan yang efektif.
Pelatihan mengundang pengelola P4S dari 16 Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat. Fasilitator yang mengampu materi adalah para pakar dari widyaiswara BBPP Lembang.
Materi sendiri diarahkan untuk penumbuhan, pengembangan, penguatan kelembagaan dan ketenagaan P4S, serta usaha agribisnis yang dapat dijalankan oleh P4S.
Menutup, Kepala BBPP Lembang Ajat Jatnika mengutarakan harapannya terhadap P4S yang ada telah mengikuti pelatihan. “Ini merupakan langkah awal bagi P4S untuk terus berkontribusi pada pertumbuhan SDM pertanian,” terangnya.